Heaven (Sheila E & E-train), album patut dikulik drummer perempuan

Label: Concord Vista
Country: US
Released: 2001
Genre: Jazz, Funk, Soul

Salah satu album Sheila E yang memenangkan hati dan telinga saya adalah Heaven. Di album ini Sheila E masih bersama dengan E-Train, sebutan untuk bandnya kala itu. Memang isinya orang-orang jago semua, jadi percayalah ini akan bikin shock.

Saya tidak tahu pasti apa yang terjadi sama hidupnya perkusionis asal keluarga Escovedo ini, yang jelas album Heaven sangat menunjukkan ketenangan atau enjoying life. Ini album yang jelas berbeda dibanding album Sheila E sebelumnya. As we know, mungkin tidak banyak yang tahu Sheila E di Indonesia tapi kalau pun ada yang tahu, pasti lagu yang mereka tahu adalah The Glamorous Life.

Heaven bisa jadi album yang sungguh tidak Glamorous Life. Aransemen lagu sangat santai, terkesan ringan, tapi kalau anda adalah drummer, itu tidak ringan sama sekali.

Sebenarnya saya sangat merasa lagu ini sangat Kristen. Saya memang pernah tahu Sheila E sempat jatuh ke dalam kehidupan glamour seperti yang ia nyanyikan. Saya tahu betul ada masa dalam kehidupannya yang membuatnya sadar kalau dirinya sudah sampai pada tahap ego yang sangat tinggi dan saya rasa album ini ia dedikasikan untuk kesadarannya.

Bayangkan setelah lagu yang berjudul sex cymbal di album sebelumnya, judul lagu Heaven lebih mengesankan dirinya yang ingin berubah. Sebut saja beberapa di antaranya Who’s Taking Care Of You, Heaven, Waiting For You, I Can Go On, dan Trust Me. Sungguh jauh kesannya daripada Sex Cymbal kan?

Hal yang saya suka dari album ini adalah banyaknya lagu tanpa vokal (YES SHE IS A DRUMMER YET PERCUSSIONIST!!!). Dari semua lagu tanpa vokal ada dua yang sampai saat ini selalu pop-up di telinga saya, Joy dan Closer. Ijinkan saya bahas satu-satu ya?

Nih saya kasih link untuk streaming albumnya 🙂

Joy itu sungguh menggambarkan arti harafiah joy. Saya tidak paham sama sekali bagaimana ide irama seperti ini dibuat. Saat saya menjelajahi Google, credits ONLY goes to Donald Hayes for playing Saxophone. Sigh! Bahkan di tengah-tengah lagu ini tiba-tiba ada percepatan ketukan dan musik yang tiba-tiba berbeda. Kalau saya sih mikirnya kayak musik di Tom & Jerry kalau tiba-tiba Tom lagi ngejar Jerry lalu Jerry berhasil ngumpet dan musiknya jadi tenang lagi.

Sementara itu Closer dialunkan sangat santai di awal tapi tiba-tiba mengejutkan di tengah dengan permainan perkusi yang didrumkan. Maksudnya apa sih ini? Maksudnya ketukan perkusi dimainkan di drum. Itu menurut saya, sudah sangat cukup membuat saya ingin mematahkan semua stick drum saya.

Semua lagu di album ini (*kecuali yang tanpa drum) selalu membuat saya ingin menguliknya karena saya tahu yang main drum di album ini ya Sheila E. She really plays sweet yet powerfull. Saya suka karakter drumnya yang garing (probably a Dw set drum).

Album ini menurut saya cocok buat para drummer cewek yang pengen latihan drum. Lagunya susah-susah, dan bila kita sudah mulai nyerah, just remind your self that A DRUMMER THAT PLAYED FOR THIS ALBUM IS A FEMALE DRUMMER. If she can do all of this, of course you can 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s