Dua teknik paling dasar untuk menyanyi Jazz

Sedang di Musik Bagus Day hari ini untuk ikutan vocal clinic oleh Tjut Nyak Deviana Dadusjah dari Institut Musik Daya Indonesia feat. Veroonica Dunn. Jujur, saya nggak pernah datang ke klinik vokal semenyenangkan ini.

Veronica memulai klinik dengan pemanasan yang manis. Doi melakukan improvisasi selama kurang lebih 3-4 menit. Astagah kontrol suaranya bagus banget!

Di klinik ini Veronica melakukan beberapa demonstrasi vokal. Pertama ia mendemonstrasikan musik jazz. Menurutnya, semua berawal dari Jazz. Ada bass, drum, keyboard dan jadilah musik jazz.

Kemudian ia mendemonstrasikan musik blues yang menurutnya merupakan pengembangan musik Jazz. Nah, ada baiknya kalau kalian mau menguasai blues dan semacamnya, pelajari dulu aliran jazz pasalnya improvisasi dalam blues tidak jauh dengan jazz. Setelahnya mereka mendemonstrasikan RnB juga yang genre root-nya dari jazz juga. Duh!

Trik sederhana menyanyi Jazz

Jadi semuanya itu memang bermula dari jazz. Lantas gimana nih cara belajar musik jazz? Umm, saya akan coba rangkumkan dari sesi tanya jawab di klinik ini ya!

Q: Gimana caranya supaya bisa improviasai asyik? Apalagi kalau lagi ngejam asyik gitu.

A: Dalam musik jazz kamu harus tahu struktur lagu. Jadi, saat main dan kamu temukan feelnya, kamu bisa menebak kemana arah nada walau hanya thru eye contact. At least, kamu harus tahu struktur lagunya kemudian rasakn feel yang sama dengan pemusikmu.

Kamu harus bisa merasakan feel setiap pemusik; mulai dari drum, piano, gitar, bass, dan lainnya. Kamu harus tahu kapan memberikan pemain musikmu saat solo.

Satu hal tentang jazz, penyanyi harus bisa open their mind. Mengalir saja! Kadang saya saja tidak tahu endingnya seperti apa. Tapi at the end saya cuma bisa bilang “Twas a good ending!”

Q: Bagaimana cara mengatur emosi?

Technical only support, but emotion is essential. Itulah yang terpenting tentang musik. Menambahkan hal itu, Devi menambahkan kalau emosi memang penting sekali dalam bermusik.

Misalnya saja dalam bermain piano. “Not only playing piano but I let my piano to sing. You can feel the difference,” jelasnya. Emosi akan membuat kita bisa menyampaikan pesan lagu dengan baik.

Menimpali hal tersebut, Veronica mengungkapkan bahwa everybody has their own feel. Ada sedih, senang, suffering, dan lainnya. Jadi, yang terpenting adalah koneksi dengan apa yang benar-benar sedang kamu rasakan.

Kadang, kamu hanya tidak jujur. Padahal dalam bernyanyi, kamu harus jadi diri sendiri. Ketika kamu jadi diri sendiri maka semua orang akan menikmtinya.

Talk to them, be with them!

Keren ya! Yes!!!! Makanya hampir setiap bulan saya mampir ke Musik Bagus Day di Cilandak Townsquare πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s