Kedai Kopi Alami, sensasi ngopi ala Indonesia

Siapa bilang sih tempat ngopi harus melulu tentang Wi-Fi? Walaupun saya adalah orang yang pro ketersediaan Wi-Fi di tempat ngopi, ada kalanya saya fine-fine saja dengan tempat nongkrong tanpa Wi-Fi. Pasalnya, saya memang kerap kerja di coffeeshop, tapi ada kalanya saya hanya bertemu teman di sana.

Sudah lama saya tertarik untuk nongkrong di Kedai Kopi Alami. Yash, thats the name! Rasanya di tengah nama-nama coffeeshop yang kece badai, nama Kedai Kopi Alami terdengar sangat sederhana.

Iya karena memang demikian adanya. Kedainya dibuat dari truk yang dicat ulang. Menunya pun sederhana, khas tempat ngopi pinggiran; seperti aneka kopi, teh, roti bakar, dan indomie.

Kedai Kopi Alami

Kedai Kopi Alami

“Mbak, nggak ada Wi-Fi?” tanya saya basa-basi. Padahal saya selalu ngecek Wi-Fi dulu kalau masuk ke satu kafe atau resto.

“Ada, Mbak tapi hanya untuk pegawai,” jelasnya.

“Coba deh Mbak, harganya dinaikkan sedikit tapi disediakan Wi-Fi,” ungkap saya.

“Agak susah mbak, ini saja pada komplain kemahalan,” jawab Mbak yang saya lupa namanya siapa itu.

Saya melanjutkan percakapan. Rupanya Kedai Kopi Alami ini sudah memasuki usia dua tahun. Semua kopi yang dijual kopi Indonesia. Saya pun memesan signature coffee mereka, kopi Sanger (Rp. 14 ribu).

Kedai Kopi Alami

Kedai Kopi Alami

Oh iya, tulisan saya kali ini nggak akan banyak bahas soal menu mereka. Menurut saya, ini adalah tempat nongkrong yang bukan mengandalkan menu, tapi ya suasana nongkrongnya.

Saya ke sana bersama teman saya. Benar saja, kami ngobrol ngalor ngidul tanpa pusing mikirin notification di gadget. Sambil minum Kopi Sanger dingin, saya menikmati obrolan saat itu. Ah, mungkin roti bakar bisa menambah suasana makin asyik; ya tapi kan saya habis makan malam jadi saya pun urung.

Entah teman-teman setuju atau tidak, tapi seharusnya tempat nongkrong ala Indonesia ya seperti ini. Menyajikan kopi Indonesia dengan camilan khas ngopi orang Indonesia plus suasana yang sederhana.

Kedai Kopi Alami

Pasalnya, coba kamu pikir-pikir lagi, ambience ngopi ala orang Indonesia itu bagaimana sih? Di otak saya sih, segelas kopi hitam (walau saya nggak suka) dengan pisang atau singkong goreng. Bukan non fat Cafe Mocha less sugar dengan tuna puff apalagi quiche (I’m talking about my own habit *lol)

Nongkrong di kedai kopi sederhana rasanya seperti merasakan suasana pergi nongkrong di jaman tanpa handphone dan upload social media. Hanya ngobrol ngalor ngidul sambil comot sana sini 🙂

Eh tapi, bisa juga tempat seperti ini ditambah fasilitas Wi-Fi. Setidaknya untuk mengingatkan kalau kita berada di jaman serba update. Sesekali update nggak apa-apa juga sih… ya kan?

Alamat:

Jl. Palmerah Barat No.50/4, RT.12/RW.9, Palmerah, DKI Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11480

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s