Impresi pertama saat datang ke Viet Nam

Viet Nam adalah salah satu negara di Asia yang nggak pernah kepikiran bakal saya kunjungi. Kebetulan kali ini saya dapat kesempatan untuk business trip dari kantor; belajar langsung bagaimana proses pembuatan konten di kantor pusat Foody Viet Nam.

Sampai di bandara saya merasa edan! Pasalnya, beda dengan Singapura atau Malaysia yang mungkin bahasanya lebih dekat ke keseharian saya (Inggris dan Melayu), this is totally different! I have no idea soal apa yang orang-orang Viet Nam katakan. Pronunciation Inggris-nya pun agak berbeda, saya beberapa kali harus memperhatikan dengan seksama apa yang mereka bicarakan.

Nah, kebetulan saya menginap di Bali Hotel Hα»“ ChΓ­ Minh. Daerah hotel saya ini termasuk daerah ramai turis. Banyak pub dan tempat makan yang buka hingga larut malam. Orang pun lalu lalang di daerah ini.Business Trip to Viet Nam

Business Trip to Viet Nam

Astaga tempat ini pokoknya ramai sekali. Bayangkan, banyak pengguna sepeda motor yang main asal seruduk ditambah banyaknya orang lalu lalang plus penjual makanan yang teriak sana sini hingga hampir ke tengah jalan. Percayalah, sangat crowded!

Kawasan ini merupakan kawasan turis yang cukup terkenal. Kita bisa menemukan banyak sekali hiburan malam mulai dari pub, shisha, massage, gay massage, atau hanya sekadar barbeque dan bir. Well, saya sih masih bisa dengar musik atsidaph tsiduph sampai jam 2 pagi.

Berkeliling di sana sebentar pasti akan membuat kita bersyukur tinggal di Indonesia. Well, di Viet Nam kalian harus benar-benar waspada dengan motor atau kendaraan lain yang lewat. Bayangkan, mereka seperti tidak menggunakan sein dan kaca spion. Kalau mau belok ya belok langsung. Regulasi utamanya adalah “Asal nggak nabrak!”.

Business Trip to Viet Nam

Business Trip to Viet Nam

Saran saya, kalau ingin menyebrang nggak usah effort kasih tangan geng! Kamu cukup menyebrang dan orang-orang itu akan berkendara menghindarimu. Ummm..

Bangunan di Ho Chi Minh City juga menambah suasana ramai kota tersebut. Hampir semua bangunan di daerah ini berbentuk ruko. Yap, mereka tinggal di bagian atas sementara bagian bawahnya dipergunakan untuk usaha. Hampir mirip dengan suasana di Glodok sih!

Yes, jadi secrowdeed itu! Begitulah first impression saya saat datang ke Viet Nam. Kendati demikian, saya bisa bilang perjalanan kali ini menyenangkan. Kenapa? Tunggu ya tulisan lainnya di ulasan khusus Viet Nam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s