Cara terbaik memanfaatkan voucher atau promo tempat makan

A fine day at Kolary Coffee and Kitchen

Jadi seharian tadi saya menghabiskan akhir pekan untuk bersenang-senang. Hari ini saya pilih untuk benar-benar tidak bekerja, pengen makan enak. Padahal, ini sudah masuk pertengahan bulan yang sebenarnya keadaan ekonomi saya sedang secarut marut itu.

Untung saja dalam dua minggu belakangan kemarin, saya banyak diundang Foody.id untuk taste food di beberapa restoran. As in return, saya pun dapat beberapa voucher yang bisa saya gunakan di beberapa klien restoran mereka. Voucher-nya beragam dari Rp.50 ribu atau ada pula yang Rp.200 ribu. Saya pikir, bisa nggak ya saat itu saya kenyang tapi mengeluarkan uang seminim mungkin.

Setelah saya pikir-pikir sepertinya bisa. Well, saya akan membagi tricknya dalam beberapa dua poin ya!

1. Pilah voucher atau promo per area yang dikunjungi

Saya punya beberapa voucher dan promo yang tersebar di berbagai daerah; mulai dari Bekasi, Jakarta Barat, Selatan, Depok, bahkan Cibubur. Hal pertama yang saya lakukan adalah memilahnya per daerah.

Hari ini saya ingin pergi ke daerah sekitar Blok M, dan saya pun mendapati dua voucher yang bisa saya gunakan di sekitar sana. Pertama, makan siang dulu di Kolary (dekat Binus Syahdan yang mana itu dekat rumah saya) kemudian ngopi ke Ko.lo karena ada janji di sekitar sana. Nanti saya review di bawah tulisan ini ya.

Dengan demikian saya dapat makan murah dan kopi enak dalam sekali jalan. Seru dong?

2. Perhatikan term and condition

Setelah memilah promo atau voucher yang sekiranya bisa digunakan sekali jalan, perhatiakan term and conditions. Ini tidak kalah penting karena ya nggak seru saja kalau sudah ke sana dan ternyata ditolak karena satu dan lain hal.

Perhatikan minimum order, bisa digunakan di berbagai cabang atau hanya di cabang tertentu, boleh di-dobel penggunaannya atau tidak. Cek juga masa berlakunya, jangan sampai kamu zonk, sudah marah-marah, tapi ternyata karena masa berlaku vouchernya expired.

And the journey began! First stop, Kolary

 

Sudah saya share yah tricknya kali ini mau menulis perjalanan kulinernya. So, tempat pertama yang saya pilih untuk makan siang adalah Kolary. Saat ke sana, tempatnya masih sepi; mungkin orang masih belum pada tahu.

A fine day at Kolary Coffee and Kitchen

A fine day at Kolary Coffee and Kitchen

Baca juga: Sudah tahu kalau penyebab naiknya berat badan  belum tentu dari faktor makanan?

Satu yang bikin saya amaze adalah Kolary ini mempertahankan sejarah kawasan Binus sebagai daerah kuliner terjangkau. Harga makanannya saja berkisar di antara Rp.35-55 ribu. Berhubung makan siang ke sore gitu ya, saya mencoba ragam nasinya.

Saya mencoba Ayam Sambal Kemangi (Rp.35 ribu) yang menurut pramusaji adalah makanan rekomendasi di sana. Saya pikir ayamnya ayam goreng, rupanya itu semacam ayam dengan bumbu manis berbahan kemangi dan sambal pedas. Di satu sisi, rasa kemanginya membuat sajian itu harum, namun di sisi lain saya sebenarnya berharap itu ayam goreng…

A fine day at Kolary Coffee and Kitchen

Agak sedih sih, tapi kesedihan saya terbayarkan dengan Rice Bowl (Rp.35 ribu) mereka. Saya mendapati nasi dengan daging cincang, ayam, dan sosis berlumurkan saus teriyaki. Ada sayuran potongnya dan telur setengah matang. Langsung saya aduk semuanya dan ternyata enak pisan!

A fine day at Kolary Coffee and Kitchen

Sebenarnya ini kali kedua saya ke Kolary. Sebelumnya saya pernah kerja di sana, namun menunya tidak berat. Sekalian saya cerita di sini ya. Kala itu saya mencoba Beef and Cheese Burger yang surprisingly good. Walau sebenarnya ini sederhana tapi saya suka pattynya yang empuk. So good!

A fine day at Kolary Coffee and Kitchen

Kemudian Iced Mocha-nya juga tidak buruk. Dari situ saya tahu kalau Kolary tidak main-main dengan kopinya. Mereka juga menyajikan aneka kopi nikmat. Such a cool place to work sih menurut saya.

Baca juga: Jangan pernah makan siang setelah pukul 15.00

A fine day at Kolary Coffee and Kitchen

Alamat: Jl. Rawa Belong No. 9, Palmerah, Jakarta Barat, Jakarta
Harga: Rp.15,000 – Rp.50.000
Jam buka: 11.00-23.00

Ko.Lo, toko kopi lokal sebagai penutup yang manis

First trial Ko.Lo and its good!

Dari Kolary saya pun berangkat ke daerah Panglima Polim karena seperti kata saya tadi, saya ada janjian di daerah Blok M. Mampirlaah saya mencicipi Ko.Lo dengan berbekal voucher Rp.50 ribu dari Foody.

Rupanya ini konsepnya memang seperti es kopi kekinian pada dasarnya. Harganya hanya berkisar di Rp.20 ribu-an. So, saya bisa dapat dua gelas kopi deh. Saya mencicipi Es Kopi Cokelat-nya dan Hot Cappucino mereka. ENAK! Ini bisa jadi alternatif es kopi kekinian nih! Favorit saya sih tetap Es Kopi Cokelatnya.

First trial Ko.Lo and its good!

Ko.Lo sebenarnya punya konsep kopi on the go. Tapi buat kamu yang ingin duduk-duduk, mereka menyediakan tempat kok di luar dan di dalam. Kecil sih, tapi cukup lah buat sekadar ketemu orang dan mengobrol

Wah jadi ngopi gratis deh! Walaupun dua gelas, saya hanya menghabiskan sekitar RP.40 ribuan. Sayang di sana camilannya hanya ada onigiri (nggak tahu sih kenapa harus onigiri. Masa ngopi sama onigiri). Sayangnya lagi, pas di sana juga lagi sold out tuh onigiri.

Gimana tips and trick memanfaatkan promo dan voucher saya? Cukup membantukah? Terus dari mana voucher-nya? Lah itu tadi, makanya download aplikasi Foody dan mulai jadi usernya. Selamat mencoba!

Alamat: Jl. Panglima Polim IX No. 9, Melawai, Jakarta Selatan, Jakarta
Harga: Rp.15,000 – Rp.20.000
Jam buka: 09.00-21.00

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s