Black Campaign Coffee, suasana ngafe sore di tepi Sungai Cisadane

Black Campaign Coffee, Tangerang

Sedikit saja kalau boleh cerita, sebenarnya jauh sebelum saya merasakan hiruk pikuk Jakarta, saya sempat tinggal di Tangerang. Tidak heran kalau kawasan Tangerang itu punya banyak kenangan untuk saya.

Salah satu yang paling ikonik di ingatan saya adalah kawasan pinggir Cisadane. Bagaimana tidak, dulu saya sering sekali menonton Festival Sungai Cisadane bersama kedua orangtua dan kakak saya. Biasanya, kami juga duduk di sana untuk sekadar melepas senja.

Baca juga: Sate Ayam Pasar Lama, Pak Ishak yang nggak henti-hentinya ngipas

Sayangnya, ketika dulu saya masih kecil, Cisadane dikenal sebagai kali yang angker. Nggak tahu deh, tapi yang selalu saya dengar adalah kisah orang yang tenggelam di sana, ketemu buaya putih, atau penemuan mayat.

Cerita yang paling sering saya dengar adalah ada seorang remaja yang bandel. Saat di samping kali ia melihat ada orang yang minta tolong karena tenggelam. Remaja itu bermaksud menolong dan ternyata ia tenggelam. Beritanya yang minta tolong itu katanya hantu, buaya putih jadi-jadian itu. Anyway, saya dengar cerita itu hampir setiap tahun.

Nggak tahu deh beneran setiap tahun ada remaja yang meninggal di situ atau sebenarnya cerita itu hanya diulang-ulang. Terus nggak tahu juga itu cerita benar atau tidak, saya sih nggak pernah lihat ada sekumpulan warga ngurus korban di pinggir Cisadane. Well, itu yang membuat saya jadi takut ke kawasan pinggir sungai Cisadane.

Walaupun sudah nggak tinggal di kawasan Tangerang, saya enam bulan sekali lah pasti ke sini. Pasalnya mama saya hanya mau keriting rambut di salon temannya di Tangerang ini. Berbeda dengan sebelumnya, yang biasanya saya kerja sambil nunggu mama keriting di McD samping Strada Santa Maria (sekolah TK-SD kelas 4 saya), saya minta diturunkan di kawasan Pasar Lama. Jalan, jalan, jalan, dan saya muncul di kawasan pinggir kali Cisadane.

Rupanya sekarang kawasan Cisadane jadi lebih ‘friendly’. Sudah banyak pedagang jajanan, diikuti dengan beberapa pasangan yang sedang memadu kasih. Berhubung saya nih kondisinya lagi nggak punya pacar, ummm jadi ya saya cari kafe terdekat buat cek-cek kerjaan yang ngga kelar-kelar ini. Ketemulah saya dengan Black Campaign, kafe yang hampir saya lewatkan karena depannya gelap.

Black Campaign Coffee, Tangerang

Letaknya di pojok jalan jadi buat saya yang baru sekali ke kawasan ini, musti benar-benar memperhatikan ini kafe atau apa. Masuk ke dalam, saya hanya butuh waktu 5 detik untuk suka dengan tempat ini. Ruangannya didesain sederhana dan cozy, cocok untuk bekerja atau sekadar baca buku.

Baca juga: Lakukan hal ini supaya weekend-mu jadi terasa lebih lama!

Black Campaign Coffee, Tangerang

Black Campaign Coffee, Tangerang

Black Campaign Coffee, Tangerang

Black Campaign Coffee, Tangerang

Rupanya pas saya mampir ini, Black Campaign sedang merayakan ulang tahunnya yang pertama. Untuk itu, saya dapat promo, bila beli makanan; minumannya jadi IDR 20 ribu.

Untuk menemani saya kerja dan menulis blog ini, saya memesan Ice Dudupresso yang kata masnya recommended di sini. Intinya ini seperti es kopi kekinian, yang kopinya berbentuk ice cube dan disiram susu. Anyway, harga aslinya Rp,32 ribu.

Black Campaign Coffee, Tangerang

Kopinya enak, cukup strong tapi masih bisa diterima di perut. Susu yang digunakan juga sangat creamy, jadi kalau dikombinasikan sangat pas.

Untuk teman ngopinya, saya memesan Quiche (INI SABTU, JADI JANGAN NGOMONGIN DIET!). Quiche di sini Cuma Rp.24 ribu loh! Rasanya juga enak, kejunya kerasa, susunya kerasa, semuanya enak! Nggak kalah sama yang di Starbucks.

Baca juga: Ko.Lo, bukti menjamurnya barber and coffeeshop di Indoenesia

Black Campaign Coffee, Tangerang

Black Campaign Coffee, Tangerang

Over all, buka kafe di pinggir sungai Cisadane adalah cara yang cerdas! Setidaknya membuat kita jadi lebih mudah bersahabat dengan Sungai Cisadane. Kalau ke Black Campaign ini di sore hari, kamu bisa bekerja sambil menikmati senja di pinggir sungai Cisadane. Sungguh refreshing!

Baca juga: Keju juga ternyata baik untuk jantungmu!

Black Campaign Coffee, Tangerang

Alamat: Jl. Kalipasir Indah No.67, Sukasari, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15118
Jam buka: 14.00-23.00
Harga: Rp.20 ribu – Rp.24 ribu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s