3 Alasan Jogjakarta adalah tempat leha-leha paling tepat di saat jengah

Saya tahu kalau ada masa-masa kamu sangat jengah, butuh liburan, namun mau liburan sesantai itu. Kalau demikian, rasanya kamu patut untuk meletakkan Jogjakarta di daftar destinasi kamu berikutnya.

Rasanya memang terlalu biasa untuk mengulas Jogjakarta sebagai destinasi wisata, pasalnya ya semua orang di Indonesia juga tahu Jogjakarta. Namun tidak bisa dipungkiri, banyak ‘kan hal di Jogja yang bikin kamu ingin kembali ke sana.

Ya! Ini versi saya! Berikut adalah 6 alasan Jogjakarta patut kamu kunjungi (kembali) saat ingin leha-leha.

1. Gaya hidup di sana murah

Kalau kamu ingin melepas penat namun di satu sisi harus berhemat, Jogja adalah tempat yang tepat. Kapan lagi kamu mendapatkan suasana nongkrong asyik di angkringan dengan modal Rp.20 ribu sampai begah? Toh kalau di sana kamu hanya ingin beristirahat, kamu bisa hidup hanya dengan makan angkringan, kan?

Jogjakarta in a day

Jogjakarta in a day

Di sana juga kamu bisa mendapatkan penginapan berkolam renang dengan air panas dengan harga kisaran Rp.200 ribu per malam, salah satunya di Prawirotaman.

Baca juga: Black Campaign Coffee, suasana ngafe sore di tepi Sungai Cisadane

Jogjakarta in a day

Jogjakarta ;)

Untuk menuju ke sana, kamu juga bisa paket hemat atau paket cepat. Hematnya ya pakai kereta api dengan harga Rp.200 ribuan dan kalau mau yang cepat ya naik pesawat dengan kisaran harga Rp.500 ribuan. Setidaknya kamu bisa berlibur tanpa harus hidup sulit di hari berikutnya, kan?

Baca juga: Weekend getaway ke Pulau Sepa, ‘little Bali’-nya Kepulauan Seribu

2. Jogja sangat tepat untuk asupan kreativitas

Satu-satunya hal yang perlu kamu lakukan di saat jengah adalah melupakan pekerjaan dan mencari insight dari hal-hal yang baru. Lantas kenapa tidak kamu ke Jogja?

Suasana malam di alun-alun Jogja pastinya akan membangun kreativitasmu. Kamu bisa menikmati betapa kreatifnya malam di Jogjakarta sambil menikmati Bakmi Pak Pele di Alun-alun. Pasalnya, malam di Jogjakarta cukup dingin jadi bakmi di malam hari rasanya sangat tepat.

Kalau mau cari kreativitas yang Jogja banget, bisa juga kamu nongkrong di House of Raminten; memperhatikan bagaimana budaya Jogja yang sangat kental di sana. Sekali lagi, makanannya pun tidak mahal-mahal amat!

Jogjakarta in a day

3. Wisata kuliner tradisional yang insightfull

Selain gudeg, kamu harus banget mencoba makan di Mangut Lele Mak Badar. Memang yang terkenal adalah Mbah Darmo, tapi Mak Badar ini juga nggak kalah terkenal karena beliau adalah menantu dari Mbah Darmo; jadi ya resepnya kurang lebih sama.

Di sana, kita akan makan langsung di dapur dan disajikan langsung oleh Mak Badar. Satu hal yang seru di sini adalah Mak Badar akan menemani kamu makan sambil mengajak ngobrol. Kamu bisa mengobrol banyak dengan beliau soal sajian Mangut Lele buatannya. Wah serasa di rumah!

Jogjakarta ;)

Satu porsi Mangut Lele ini harganya Rp.20 ribu, sudah plus krecek, dan sayur nangka. Hati-hati ya rasanya sangat pedas!

4. Tempat mencari teman baru dengan mudah

Semua orang di Jogja itu ramah, bahkan driver Uber di sana! Kamu bisa dengan mudahnya dapat teman ngobrol baru. Yap, bukannya circle baru itu bagus untuk kreativitasmu juga.

Dengan mengobrol bersama orang baru pastinya kamu akan dapat insight yang baru juga. So, Jogja adalah tempat yang tepat untuk kamu benar-benar berwisata sambil bersosialisasi dengan orang lain, kan?

Sebenarnya masih banyak alasan lain untuk kamu berlibur (lagi) ke Jogja. Nah, atau saya mau tanya! Pasti ada dong hal-hal yang bikin kamu ingin ke Jogja (lagi)? Share di kolom komentar boleh loh 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s